Blockchain, teknologi yang akan merevolusi banyak bidang

Image for post
Image for post

Rantai blok atau yang lebih lazim dikenal sebagai blockchain adalah teknologi terkini sehubungan dengan pencatatan dan penyimpanan data dengan cara terdistribusi dan terdesentralisasi. Kata “block” disini mewakili data yang disimpan, dalam hal ini, informasi digital yang bisa dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:

  • Informasi mengenai transaksi yang terjadi, seperti nominal, tanggal dan waktu transaksi.
  • Informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi.
  • Informasi untuk membedakan blok tersebut dari blok lain.

Sementara itu, kata “chain” mewakili tempat penyimpanannya, dalam hal ini adalah database publik.

Blockchain memiliki beberapa karakteristik yang tidak dimiliki oleh teknologi lainnya.

  • Immutable

Terjemahan Bahasa Indonesia untuk kata immutable adalah “abadi, kekal, tetap”. Dalam konteks blockchain, immutable berarti semua informasi yang ada didalamnya tidak dapat diubah.

  • Desentralisasi

Desentralisasi berarti tidak ada pihak yang memiliki otoritas untuk mengatur dan menentukan apa yang terjadi didalam blockchain.

  • Tingkat keamanan yang tinggi

Semua informasi pada blockchain diproses dengan algoritma kriptografi. Secara teori, hampir mustahil untuk meretas jaringan blockchain, atau paling tidak, dibutuhkan usaha sangat besar dengan tingkat kerumitan sangat tinggi untuk melakukannya.

  • Transparan

Semua informasi disimpan dalam database publik, yang berarti bahwa semua orang bisa mengaksesnya.

Dengan karakteristik-karakteristik tersebut, blockchain dipercaya dapat membawa revolusi dalam banyak bidang. Untuk memahami lebih lanjut tentang hal ini, kita perlu mengerti bagaimana blockchain bekerja.

Public Blockchain dan Private Blockchain

Sesuai namanya, blockchain terdiri dari banyak block yang terangkai bersama sehingga berbentuk rantai. Agar sebuah informasi digital dapat ditambahkan ke dalam rantai blockchain, ada proses yang harus dilalui. Berikut sebuah ilustrasi untuk dapat lebih mudah memahaminya.

Beberapa daerah di Indonesia, seperti Aceh, Toraja, Mandailing dan Flores merupakan penghasil kopi berkualitas tinggi yang terkenal di dunia. Dengan merebaknya bisnis kafe yang menawarkan beragam minuman kopi di Indonesia, permintaan akan bijih kopi semakin meningkat. Dari berbagai daerah penghasil kopi, bijih kopi didistribusikan ke berbagai wilayah di nusantara untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Misal data A adalah informasi mengenai pendistribusian bijih kopi A. Dengan teknologi blockchain, informasi pendistribusian akan sangat akurat dan dapat dipantau dengan mudah. Untuk menambahkannya ke dalam blockchain, data A harus melalui beberapa proses, sebagai berikut:

  1. Melalui proses verifikasi.
  2. Data disimpan ke dalam sebuah block.
  3. Block yang berisi data diberi hash.
  4. Block ditambahkan ke dalam rantai.

Karena sifatnya yang terdesentralisasi, maka proses diatas dilakukan melalui apa yang disebut konsensus yang melibatkan semua partisipan atau disebut sebagai node dalam blockchain.

Dalam public blockchain, ada beberapa model konsensus yaitu proof-of-work dan proof-of-stake. Sedangkan pada private blockchain, model konsensus yang digunakan biasanya adalah proof-of-elapsed-time (PoET), Raft, dan Istanbul BFT.

Apabila data berhasil melalui proses diatas dan akhirnya berhasil ditambahkan ke dalam rantai, data tersebut akan menjadi immutable atau permanen, dalam artian tidak ada hal apapun yang bisa dilakukan untuk mengubahnya. Hal ini juga berarti bahwa manipulasi data tidak mungkin bisa dilakukan dalam blockchain.

Karena itulah blockchain dianggap sebagai cara yang sangat aman untuk menyimpan informasi yang rawan manipulasi, seperti hasil pemilihan umum, dan data rekam medis.

Pada ilustrasi diatas, para pencinta kopi dapat merasa yakin bahwa minuman kesukaannya adalah benar-benar menggunakan produk yang diklaim oleh kafe yang menyajikannya. Pelanggan juga dapat mengakses langsung dan melihat informasi yang bersangkutan, karena sifat blockchain yang transparan.

Di mata pelaku bisnis, kelebihan blockchain yang menarik perhatian mereka adalah tingkat keamanannya yang sangat tinggi. Untuk meretas blockchain, hacker harus memiliki kontrol terhadap minimal 51% dari total jaringan blockchain, yang membuatnya sangat kompleks dan tidak mudah dilakukan.

Beberapa contoh dari public blockchain yang paling populer adalah Bitcoin dan Ethereum. Mendengar kata Bitcoin, hal pertama yang terlintas dalam pikiran kebanyakan orang adalah cryptocurrency.

Pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul adalah, apabila Bitcoin adalah blockchain, apakah cryptocurrency itu?

Banyak orang lebih mengenal istilah cryptocurrency daripada blockchain, padahal blockchain adalah teknologi dibalik cryptocurrency. Cryptocurrency adalah alat pembayaran atau medium of exchange yang diciptakan dan disimpan didalam blockchain menggunakan enkripsi kriptografi yang canggih. Bitcoin adalah cryptocurrency pertama yang diciptakan oleh Satoshi Nakamoto dan diperkenalkan kepada publik pada tahun 2008.

Berbeda dengan public blockchain, pada private blockchain, ada beberapa entitas atau pihak yang memiliki otoritas untuk menentukan apa yang terjadi pada jaringan blockchain. Adanya pihak yang memiliki otoritas membuat private blockchain bersifat lebih tersentralisasi dibanding public blockchain.

Pilihan untuk menggunakan public atau private blockchain sepenuhnya bergantung pada penggunaannya.

Blockchain for Enterprise

Industri keuangan adalah salah satu yang paling diuntungkan dengan adanya teknologi blockchain, terutama dalam hal yang berhubungan dengan pengiriman uang keluar negeri.

Institusi perbankan dan keuangan bekerja pada hari dan waktu tertentu, pada umumnya Senin-Jumat, 8.00–17.00. Apabila Adi mengirimkan uang kepada Michael yang berdomisili di luar negeri pada hari Jumat jam 18.00, bank baru mulai memproses pengiriman pada hari Senin jam 8.00, dengan lama waktu yang dibutuhkan untuk Michael menerima dana di rekeningnya bergantung pada volum transaksi yang ada.

Dengan blockchain, proses pengiriman uang dapat terjadi dalam hitungan menit, karena tidak ada jam kerja yang membatasi blockchain dan tidak ada pihak ketiga terlibat dalam prosesnya.

Sebuah framework blockchain baru khusus untuk enterprise, Atala baru saja diperkenalkan oleh IOHK (Input Output Hong Kong) yang digawangi oleh pendiri Cardano, Charles Hoskinson. Atala akan saling mengisi dengan Cardano, khususnya untuk organisasi, seperti institusi pemerintahan yang tidak menginginkan data mereka tersedia dan dapat diakses oleh khalayak umum seperti halnya yang terjadi pada public blockchain.

Tentang EMURGO

EMURGO adalah perusahaan blockchain global yang manghadirkan solusi untuk developers, startups, enterprise, dan pemerintah. EMURGO mengembangkan aplikasi dengan standard enterprise, tools untuk developer, berinvestasi di startup dan memberikan edukasi tentang teknologi blockchain. EMURGO memiliki kantor dan menangani proyek di Singapura, Jepang, Amerika Serikat, India, dan Indonesia. EMURGO adalah salah satu pendiri dari Cardano protocol.

Pelajari lebih lanjut tentang EMURGO dengan mengunjungi website resmi https://emurgo.id

Follow akun media social EMURGO Indonesia:

Twitter : https://twitter.com/emurgo_id
Facebook :bit.ly/Emurgo_id
Instagram : https://www.instagram.com/emurgo.id/

Written by

EMURGO Solusi Indonesia

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store