EMURGO Indonesia Interview Series #1 — Sesaria Kiki Tamara

EMURGO mendorong adopsi dari Cardano dan memberikan nilai tambah kepada pemegang ADA dengan membangun, berinvestasi dan menjadi advisor untuk proyek atau organisasi yang akan mengangkat ekosistem desentralisasi blockchain Cardano antara lain dengan merilis Yoroi wallet versi 1.7.0 yang sangat diakui dan dikembangkan EMURGO; dan menerapkan pembayaran dengan ADA di beberapa outlet di Jepang & Korea.

Salah satu misi yang dijalankan oleh EMURGO Indonesia adalah melalui edukasi, karena EMURGO Indonesia percaya bahwa blockchain teknologi akan menjadi infrastruktur sosial yang vital seperti hal nya Internet. Oleh karena itu dalam Interview Series yang pertama, EMURGO Indonesia melakukan interview kepada salah satu pelaku pendidikan di Indonesia. Beliau adalah Ibu Sesaria Kiki Tamara, salah satu Faculty Member di Universitas Prasetiya Mulya.

Image for post
Image for post

Berikut adalah interview yang dilakukan dengan Ibu Sesaria:

Bisa di jelaskan pekerjaan dan kesibukan Ibu Sesaria saat ini:

Saat ini saya bekerja sebagai Faculty Member/ dosen di Universitas Prasetiya Mulya. Tepatnya di jurusan Software Engineering, Sekolah Terapan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics)

Mungkin bisa di share tentang pengalaman pendidikan yang ibu jalani sebelumnya?

Saya mendapatkan gelar Sarjana Komputer dari Teknik Informatika Universitas Diponegoro. Kemudian lanjut ke jenjang master di Radboud University, Belanda dengan jurusan Information Science melalui skema beasiswa LPDP.

Apa yang membuat Bu Sesaria tertarik dengan blockchain untuk pertama kali?

Yang mengenalkan saya tentang blockchain adalah profesor pembimbing saya ketika thesis. Sedangkan hal yang membuat saya tertarik yaitu manfaatnya yang ternyata tidak hanya pada bidang cryptocurrency saja, namun dapat digunakan pada bidang lainnya. Terutama manfaat blockchain untuk kemaslahatan bersama. Jadi inilah yang sebenarnya sedang digali oleh profesor saya saat itu. Karena beliaulah saya mengenal blockchain.

Diketahui sebelumnya bahwa Bu Sesaria membuat thesis yang berkaitan dengan blockchain, boleh di share seperti apa dan apa yang membuat Ibu menjadikan blockchain sebagai bahan thesis dan kenapa?

Seperti yang saya katakan sebelumnya, profesor saya yang telah mengenalkan saya kepada blockchain. Dari situ kemudian saya diikutsertakan untuk menjalani program internship di salah satu perusahaan energi di Belanda yang bernama Enexis. Perusahaan ini bergerak di bidang renewable energy dan saat itu bersama dengan industri lain sedang membuat sebuah konsorsium dimana blockchain dapat dimanfaatkan untuk distribusi energi. Nah dari sinilah dimulai perjalanan thesis saya. Singkat cerita, saya terlibat dalam pengembangan sistem Digital Identity Management untuk distribusi energi. Sistem ini memungkinkan penjualan energi dari rumah ke rumah hanya dengan menggunakan sebuah identitas digital. Jadi contohnya apabila saya memasang panel surya di rumah, maka saya juga bisa berjualan atau menyalurkan energi yang didapat dari panel surya di rumah saya ke rumah sekitar/ tetangga. Dan untuk lebih meng-efisiensikan penggunaannya, dibangunlah suatu identitas digital yang dipakai oleh seorang user dimana identitas tersebut tidak hanya memuat nomor ktp tapi juga memuat nomor asuransi, akun bank, nomor listrik, dll. Jadi diibaratkan satu identitas ini berisi banyak fitur yang bisa dipergunakan untuk berbagai keperluan. Dan sistem ini semuanya dibangun berdasarkan teknologi blockchain.

Image for post
Image for post

Apa pandangan ibu mengenai industri blockchain secara umum?

Dewasa ini, blockchain semakin berkembang. Tentunya kearah yang lebih baik. Contohnya yang dulu hanya digunakan untuk cryptocurrency, yang sebagian besar hanya berfokus pada investasi keuangan, belakangan ini digunakan untuk membuat sistem yang lebih besar lagi dan tentunya untuk kepentingan bersama, seperti apa yang dilakukan Enexis, tempat saya magang. Selain itu, tidak hanya industri saja, tapi pemerintah juga berupaya untuk menggali lebih dalam kelebihan blockchain sehingga dapat dirumuskan peraturan-peraturan yang tepat guna.

Apakah ibu pernah mendengar term ICO/STO?apa pandangan ibu mengenai kegiatan crowdfunding yang dilakukan diatas platform blockchain?

Sebenarnya saya juga tidak begitu familier dengan konsep ICO/STO ini. Tapi setelah mengetahui sekilas tampaknya STO dirasa lebih aman dari ICO ya, karena berdasarkan sumber yang saya dapat STO ini dinilai lebih ramah terhadap pemerintah. Karena sebelum sebuah bisnis menyelenggarakan STO, mereka harus melengkapi berkas pendaftaran seperti yang dilakukan oleh sebuah perusahaan yang akan melakukan IPO (penjualan saham pertama). Banyak yang percaya bahwa STO bisa menjadi cara yang lebih bersih untuk menambah permodalan lewat crowdfunding.

Apa pandangan dan pendapat Ibu tentang kerja sama yang telah dilakukan Prasetiya Mulya dan EMURGO sejauh ini?

Kerjasama ini merupakan suatu langkah awal bagi instansi pendidikan khususnya yang bergerak pada jurusan software/komputer untuk mengenal lebih dalam teknologi Blockchain. Sehingga kedepannya, para mahasiswa dapat menggali potensi dari Blockchain sendiri dan menemukan berbagai macam ide serta gagasan baru baik dari segi penelitian maupun berbisnis.

Apa yang menjadi ekspektasi dari Ibu terhadap teknologi blockchain ke depan nya?

Karena masih banyaknya orang-orang yang memandang blockchain hanya untuk cryptocurrency saja, dan menimbulkan banyak perdebatan mengenai segi positif serta negatifnya, jadi ekspektasi saya kedepannya banyak orang yang mau melihat sisi positifnya dan memanfaatkan sisi tersebut untuk kepentingan bersama. Sehingga blockchain tidak hanya dikenal sebagai Bitcoin, namun juga dikenal sebagai suatu teknik yang dapat menerapkan prinsip pemerataan ekonomi dan meningkatkan transparansi kepada masyarakat, contohnya adalah e-voting untuk pemilu yang dibangun dengan teknologi blockchain.

Apa yang ibu harapkan kedepannya dengan kerajasama antara Prasetiya Mulya dengan EMURGO?Apakah short course/certification, embedded curriculum atau hanya sebatas seminar/workshop?

Apa yang telah dilakukan Universitas Prasetiya Mulya dan Emurgo adalah suatu starter yang baik. Perlu dipertahankan adanya short course dan workshop. Juga khusus di prodi Software Engineering akan ditambahkan kurikulum tersendiri tentang blockchain ini. Sehingga mahasiswa bisa langsung belajar dari pakarnya. Tidak hanya sehari atau dua hari, tapi satu semester. Jadi akan ada prototype atau hasil aplikasi blockchain yang dibuat oleh mahasiswa.

Apakah pandangan ibu jika EMURGO mengajak Prasetiya Mulya untuk mengadakan event edukasi blockchain untuk umum di luar kampus?

Tentu saja kami welcome, karena memang itulah tugas institusi pendidikan, melakukan edukasi terhadap masyarakat luas.

Apakah pandangan ibu mengenai pendidikan equity crowdfunding menggunakan platform blockchain?

Hmm.. saya masih kurang paham dengan istilah ini. Tapi setelah melakukan sedikit pencarian, tampaknya hal ini dapat mendorong UMKM untuk mendapatkan modal yang layak. Apabila blockchain bisa membantu UMKM tanpa dampak negatif bagi mereka, maka akan sangat baik untuk diterapkan.

Menurut Ibu, apakah yang dibutuhkan instansi pendidikan secara umum dalam hal pendidikan blockchain?apakah semacam seminar secara berkala atau ada hal lain nya?

Saat ini masih banyak orang yang tidak mengenal tentang blockchain. Bahkan banyak orang juga yang masih kurang paham dengan konsep Bitcoin. Hal ini menurut saya tidak cukup hanya dengan memberikan seminar. Perlu adanya workshop berkala, yang nanti di akhir workshop diharapkan para peserta telah mengetahui bahkan memiliki ide untuk pemanfaatan blockchain bagi bisnis mereka.

Tentang EMURGO

EMURGO mendorong adopsi Cardano dan menambah nilai bagi pemegang ADA dengan membangun, berinvestasi, dan memberi masukan kepada proyek atau organisasi yang akan mengadopsi ekosistem blockchain yang terdesentralisasi dari Cardano. EMURGO memanfaatkan keahliannya dalam R&D blockchain serta jaringan global mitra blockchain dan industri terkait untuk mendukung usaha secara global. EMURGO adalah badan komersial dan ventura resmi dari proyek Cardano, terdaftar di Tokyo, Jepang sejak Juni 2017 dan di Singapura sejak Mei 2018. EMURGO berafiliasi secara unik dan bekerja sama dengan IOHK untuk menumbuhkan ekosistem Cardano secara global dan mempromosikan adopsi blockchain Cardano. .

Pelajari lebih lanjut tentang EMURGO dan Cardano dengan menggunjungi website resmi https://emurgo.io

Untuk informasi lebih lanjut follow social media EMURGO Indonesia :

Twitter : https://twitter.com/emurgo_id
Facebook : https://www.facebook.com/emurgo.id/
Instagram : https://www.instagram.com/emurgo.id/
Medium : https://medium.com/@emurgo_id/

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store